Seputar MKP

PT MKP Susuri Bangka

PLTU 3 Bangkapeta bangka belitung

Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 3 Bangka Belitung Unit 2 (30 MW) sudah mulai beroperasi per Desember 2013. Beroperasinya PLTU 3 Bangka Belitung Unit 2 dapat mengurangi pemakaian Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang saat ini banyak mensuplai kebutuhan listrik masyarakat Bangka Belitung dan sekitarnya.

PLTU 3 Bangka Belitung Unit 2 merupakan satu proyek percepatan pembangkit listrik 10.000 MW tahap I. Pembangunannya dilaksanakan oleh PT PLN (persero) dengan pelaksana kontrak Consortium PT. Truba Alam Manunggal Engineering Tbk. – China Shanghai (Group) Corporation for Foreign Economic & Technologycal Corporation (SFECO).

PT Mitra Karya Prima (PT MKP) sebagai perusahaan yang bergerak di bidang pendukung teknik Operasi dan Maintenance (O&M) pembangkit listrik yang ditunjuk oleh PT Pembangkitan Jawa Bali Servicess (PT PJBS) dalam hal membantu kegiatan O&M Pembangkitan, maka dengan ini tidak berlama – lama untuk segera merapatkan barisan serta turut andil dalam membantu pengoperasian PLTU 3 Bangka tersebut. Tepatnya tanggal 6 Oktober 2014 Tim Rekrutmen PT MKP mulai menyusuri bangka untuk melakukan seleksi calon tenaga kerja yang akan ditempatkan di PLTU 3 Bangka sebagai tenaga kerja pendukung teknik O&M. Tenaga Kerja PT MKP yang lolos proses seleksi ini akan mulai bekerja pada tanggal 1 November 2014, dengan ini diharapkan proses pengoperasian PLTU Bangka semakin konsisten dan stabil dalam mensuplai aliran listrik untuk daerah Bangka dan sekitarnya.(Fiki-MKP)

Posted in: Seputar MKP

Leave a Comment (1) →

PT MKP Bergabung dengan PJB Group

PT Mitra Karya Prima (MKP) tidak lagi sekadar penyuplai tenaga kerja bagi PJB Services dalam menjalankan Operation and Maintenance (O&M) Pembangkit, setelah mayoritas saham perusahaan diakuisisi oleh PJB Services, dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa, Sabtu, 12 Januari 2013 di Batu. Sejak itu MKP secara resmi bergabung dengan PJB Grup, dan akan terjun langsung dalam bisnis O&M, khususnya untuk pembangkit skala kecil dan bisnis maintenance pembangkit bersama PJB Services. “Bisnis non O&M pembangkit seperti building management, security management dan sebagainya yang selama sudah berjalan, tetap dijalankan. Namun sesuai amanah RUPS Luar Biasa, fokus utama bisnis MKP adalah mengembangkan usaha jasa O&M pembangkit,” papar Direktur Utama MKP, Dicky Maryono. Saham MKP semula dimiliki Yayasan Kesejahteraan Pegawai (YKP) PJB sebanyak 75 persen dan Koperasi Karyawan PJB sebanyak 25 persen. Kini mayoritas saham MKP dikuasai PJB Services, yaitu 92 persen, dan sisanya, 8 persen dikuasai YKP PJB. Koperasi tidak lagi memiliki saham di perusahaan ini. Dengan demikian, MKP resmi bergabung dengan PJB Grup, dan dapat memerankan fungsi sebagai sumber dari floating workforce dalam ekspansi bisnis PJB Services maupun PJB dalam pasar O&M.

Untuk menjalankan peran barunya, MKP juga membutuhkan tenaga kerja baru cukup banyak, sekitar 1.060 personil. Kebutuhan personil ini cukup mendesak, untuk diterjunkan dalam bisnis maintenance. Karena itu, MKP akan mengakuisisi tenaga kerja outsourcing yang selama ini dikelola koperasi, khususnya untuk diterjunkan dalam maintenance pembangkit eksisting PJB. Akuisisi tenaga kerja dilakukan secara profesional, melalui mekanisme rekrutment yang dijalankan MKP. Kinerja MKP selama ini cukup bagus, dengan perolehan keuntungan yang cenderung meningkat. Jumlah karyawan juga terus meningkat. MKP pada tahun 2012 memiliki sedikitnya 385 orang, latar pendidikan karyawan bermacam-macam, antara lain: SMU, SMK, D1, D3, dan S1. Berdasarkan arahan pemegang saham dalam RUPS, MKP diarahkan untuk menangani usaha jasa O&M pembangkit skala kecil proyek percepatan Diversifikasi Energi (PPDE) yang ada di luar Jawa, selain tetap mendukung PJB Services menjalankan usaha jasa O&M untuk lima pembangkit PPDE di Jawa (PLTU Indramayu, Rembang, Pacitan, Tanjung Awar-Awar dan Paiton Baru). Disamping penambahan personil, yang tidak kalah penting adalah alignment organisasi untuk menjalankan peran dan fungsi barunya, yang antara lain:

  • Fungsi pemasaran, perencanaan dan analisa bisnis, kontrak bisnis, manajemen proyek, manajemen O&M, serta logistik.
  • Fungsi anggaran, keuangan, akuntansi, teknologi informasi dan manajemen risiko.
  • Fungsi perencanaan SDM, pelatihan dan pengembangan SDM, legal, administrasi SDM, manajemen kinerja, serta umum dan humas.

“Untuk pengembangan SDM atau peningkatan kompetensi melalui pelatihan dan pendidikan, MKP berkolaborasi dengan PJB dan PJB Services. Ini sesuai dengan konsep integrasi SDM yang dikembangkan PJB,” kata Dicky Maryono. (*) – Majalah Info PJB edisi 80

Posted in: Seputar MKP

Leave a Comment (0) →

Serah Terima Jabatan PT MKP


Sidoarjo/PJBS - PMKPada hari Kamis, 12 Desember 2013 diadakan acara serah terima jabatan Direktur Utama PT MKP dan Direktur PT MKP yang berlangsung di kantor pusat PT PJB Services, Jl Juanda No 1 Sidoarjo. Acara tersebut dihadiri oleh beberapa undangan dan disaksikan oleh pemegang saham PT MKP yaitu Direktur  Utama PT PJB Service Hari Suharso dan Ketua Yayasan Kesejahteraan PT PJB A. Djati Prasetyo yang juga ikut serta menandatangani berita acara serah terima jabatan tersebut.(ARF)

Jabatan yang diserah terimakan antara lain:

  1. Dicky Maryono (Direktur Utama PT MKP) digantikan oleh Agus Priyo Kusuma (Manajer Logistik PJB Services)
  2. Tata Hary Yunantho (Direktur PT MKP) digantikan oleh Pamekas Maduratih ( Manajer Perencanaan dan Pengembangan SDM)

Direktur Utama PT PJB Services, Hari Suharso selaku pemegang saham menyampaikan selamat kepada para pejabat yang baru saja mendapatkan kepercayaan dan tugas dari manajemen.

pjbservices.com : Arif-Humas

Posted in: Seputar MKP

Leave a Comment (1) →
Page 9 of 9 «...56789